Selayang Pandang

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Prof. Dr. H. Izomiddin,M.A.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Raden Fatah

Berdasarkan SK Mendikbud RI No. 273A/P/2014 tanggal 9 Oktober 2014, secara resmi di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah telah berdiri dua program studi baru yang disebut Program Studi Ilmu Komunikasi dan Program Studi Ilmu Politik. Dua program ini telah mulai menerima mahasiswa dan telah melangsungkan perkuliahannya. Awalnya, kedua program studi tersebut menginduk ke Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Prodi Ilmu Komunikasi) dan Fakultas Syariah dan Hukum (Prodi Ilmu Politik).

 Selanjutnya. Mengacu pada PMA No. 53 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja UIN Raden Fatah, terhitung 8 Juni 2016, dibentuklah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan kedua program studi tersebut dijadikan sebagai prodi di bawah naungan FISIP UIN Raden Fatah. Setelah menginjak usia lima tahun, FISIP UIN Raden Fatah telah mengalami banyak perkembangan positif dan pencapaian yang signifikan. Dalam hal sarana dan pra sarana, FISIP telah memiliki gedung dan sarana pendukung yang memadai baik untuk lingkungan akademik. FISIP memiliki tenaga pendidik yang menguasi di bidang kajian-kajian yang dibutuhkan fakultas dan tenaga kependidikan yang berpengalaman.

FISIP juga mengupayakan seluruh lulusan dibekali oleh dasar keilmuan yang kuat dan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hal-hal di atas diupayakan guna merealisasikan motto fakultas, yaitu quality for outcome. Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan menjadi keharusan guna memfasilitasi tingginya minat lulusan SMA untuk mendaftar baik di Prodi Ilmu Komunikasi maupun Ilmu Politik. Hingga tahun 2020, FISIP memiliki 930 mahasiswa aktif yang terdiri dari 508 mahasiswa Ilmu Komunikasi dan 422 mahasiswa Ilmu Politik.

Dalam konteks sarana dan pra-sarana, seluruh aktivitas akademik FISIP UIN Raden Fatah dilakukan di Gedung Rafah Tower, Kampus A UIN Raden Fatah. Gedung berlantai 7 ini dilengkapi dengan perpustakaan, ruang pertemuan berkapasitas 300 orang, ruang laboratorium (laboratorium digital dan ruang simulasi sidang), ruang kelas, ruang sidang, dan ruang layanan akademik. Seluruh ruangan juga dilengkapi oleh fasilitas internet untuk mendukung aktivitas belajar-mengajar. Meskipun demikian, kenaikan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun serta transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut FISIP untuk terus menerus berinovasi dengan menyediakan fasiitas pembelajaran dan program-program yang mendukung kegiatan akademik mahasiswa di era digital. 

Saat ini, FISIP memiliki laboratorium terpadu yang memiliki sarana dan prasarana digital untuk menunjang pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam dunia digital, dalam rangka memenuhi nilai digital creative yang menjadi salah satu core values bagi FISIP UIN Raden Fatah. Selain sarana dan pra-sarana, FISIP UIN Raden Fatah membutuhkan tenaga-tenaga pendidik yang kompeten di masing-masing bidang serta memenuhi rasio standar jumlah dosen dibanding mahasiswa untuk meningkatkan kualitas. Saat ini FISIP memiliki total 29 tenaga pendidik bergelar doktor maupun magister. Adapun jenjang pendidikan dari dosendosen antara lain 1 orang Profesor, 4 orang bergelar Doktor dengan jabatan akdemik Lektor, dan 13 orang dosen bergelar magister dengan jabatan akademik Lektor, Asisten Ahli, dan Tenaga Pengajar.

Dalam rangka mengambangkan bidang penelitian di lingkungan fakultas, pada tahun 2017 FISIP menerbitkan Jurnal Studi Sosial Politik (JSSP) untuk memfasilitasi riset-riset di bidang sosial, komunikasi dan politik. Hingga saat ini, JSSP telah terakreditasi secara nasional dengan Akreditasi Sinta 3 dan ditargetkan akan mendapat Akreditasi Sinta 2 pada tahun 2022. Dalam rangka mecapai target untuk menjadi salah satu pusat kajian sosial, komunikasi dan politik berbasis digital di kawasan Sumatera, FISIP UIN Raden Fatah menyusun strategi untuk mendorong riset-riset berbasis teknologi informasi, khususnya big data serta memperkuat kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, dosen FISIP dengan dosen fakultas lain di lingkungan UIN Raden Fatah, serta antara dosen FISIP dengan dosen di luar UIN Raden Fatah baik di lingkup nasional maupun internasional. 

Berikutnya, dalam rangka pengembangan bidang pengabdian kepada masyarakat, FISIP telah menginisiasi KKN Mandiri FISIP serta KKN Mandiri yang terintegrasi magang. Output dari program tersebut adalah untuk mempercepat durasi kuliah dari mahasiswa FISIP. Sejalan dengan program MBKM yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek, FISIP terus mendesain projek sosial dan kerja sama dengan stake holder terkait yang bisa dijadikan medium bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan praktis, memperkuat kepekaan sosial, dan membangun citra ilmu sosial yang mampu menjawab problematika sosial.

FISIP UIN Raden Fatah saat ini menaungi dua program studi yaitu Ilmu Komunikasi dan Ilmu Politik. Dua bidang ilmu ini adalah disiplin ilmu yang sudah lama eksis dan populer di Indonesia, khususnya di kalangan pendidikan tinggi. Guna bisa eksis dalam mendorong keilmuan tersebut di ranah pendidikan tinggi, bisa berkontribusi praktis di masyarakat untuk menjawab problematika sosial terkini, serta sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), maka FISIP UIN Raden Fatah harus menetapkan sebuah kekhasan atau distingsi yang menjadi ciri khas UIN Raden Fatah, yaitu Islam Melayu. Atas dasar inilah, FISIP UIN Raden Fatah mencooba untuk menurunkan kehkasan core values universitas menjadi core values fakultas. FISIP UIN Raden Fatah menetapkan core value sebagai berikut “mengintegrasikan ilmu sosial transformatif dengan nilai-nilai moderasi beragama, nilai-nilai kemelayuan, dan adaptif terhadap teknologi digital untuk mewujudkan ahli dibidang politik dan komunikasi”. 

Berikut adalah penjabaran dari core value di atas. Core value pertama adalah integrasi nilai Islam Moderat dengan ilmu sosial transformatif. Nilai Islam moderat diturunkan dari core value universitas yang juga merupakan turunan dari nilai keberagamaaan yang diusung oleh Kementerian Agama RI. Nilai-nilai tersebut juga dipadukan dengan semangat kearifan lokal yang sudah hidup di masyarakat Melayu. Distingsi integrasi nilai Islam Moderat dengan kearifan lokal (melayu) dalam bidang ilmu sosial dipadukan dengan pengembangan ilmu sosial yang transformatif. Transformatif artinya mahasiswa dan dosen tidak hanya berkutat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sendiri di ruang akademik, tetapi juga berdedikasi menjawab masalah di masyarakat. Sehingga dosen dan mahasiswa tidak hanya cakap dalam pemahaman dasar teori, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan mampu menjadi problem solver bagi masalah-masalah sosial politik di masyarakat. Kedua, kemajuan teknologi dan digitalisasi yang sangat cepat menuntut lembaga pendidikan untuk adaptif terhadap perubahan tersebut. 

Oleh karena itu, FISIP UIN Raden Fatah menetapkan digital creative sebagai core value yang kedua sebagai strategi untuk beradaptasi dengan disrupsi dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Operasionalisasi nilai-nilai digital tersebut akan diturunkan ke dalam kurikulum, RPS, media pembelajaran, serta sarana dan prasarana fakultas yang mendukung pengembangan kapasitas baik hard skill maupun soft skill digital bagi dosen dan mahasiswa. Core value terakhir yang ditetapkan oleh FISIP UIN Raden Fatah adalah social, politics, and communication expertise. Artinya “expertise” dalam bidang sosial, komunikasi, dan politik adalah outcome yang harus dicapai dari keseluruhan program strategis dan kegiatan akademik yang diselenggarakan oleh FISIP UIN Faden Fatah. Berikut ini adalah bagan empat core values yang ditetapkan oleh FISIP UIN Raden Fatah.