•  
  • Pusat Informasi FISIP UIN Raden Fatah Palembang
Kamis, 16 November 2017 - 13:12:54 WIB
BUKU STANDAR LAYANAN AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN
Diposting oleh : Iftitah Utami
Kategori: Pengumuman - Dibaca: 1100 kali

 

BUKU STANDAR LAYANAN AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN

 

BAB I

PEDOMAN TEKNIS PENDAFTARAN MATAKULIAH ONLINE

A. Ketentuan Umum

1. Beban Studi mahasiswa Program strata satu (S.1) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  adalah sesuai dengan ketentuan jurusan masing-masing, yakni antara 146 SKS berdasarkan buku Pedoman Akademik UIN Raden Fatah Palembang. Jumlah beban studi mahasiswa pada tiap semester ditetapkan berdasarkan prestasi mahasiswa yang bersangkutan yang dinyatakan dengan indeks prestasi (IP).

2.  Beban studi mahasiswa pada tiap semester sebagaimana dimaksud pada point 1 ditentukan sebagai berikut :

IP semester sebelumnya

Beban Studi Maksimal

3,50 s.d. 4,00

3,00 s.d. 3,49

2,50 s.d. 2,99

2,00 s.d. 2,49

1,50 s.d. 1,99

              <1,49

24  SKS

22-23 SKS

20-21 SKS      

18-19 SKS

16-17 SKS

15 SKS

 

3.  Beban Studi mahasiswa semester pertama diatur oleh Fakultas berdasarkan struktur program dan alur mata kuliah dengan beban maksimal 19 SKS atau sesuai dengan  sks yang diatur oleh jurusan.

B. Ketentuan Khusus

1.  Masa pelaksanaan pendaftaran mata kuliah ditentukan dalam kalender akademik universitas dan diatur oleh bagian akademik fakultas yang meliputi masa penyusunan/pendaftaran matakuliah sementara yang menghasilkan Kartu Studi Sementara (KSS) dan Daftar Kelas Sementara (DKS); masa pengubahan (pembatalan) yang menghasilkan Kartu Studi Tetap (KST) dan Daftar Kelas Tetap (DKT) yang selanjutnya akan menjadi acuan dalam proses penilaian matakuliah.

2.  Pendaftaran matakuliah dilaksanakan secara online melalui program SIMAK (Sistem Informasi Akademik) UIN Raden Fatah Palembang; Mahasiswa yang tidak mendaftarkan matakuliah secara online sesuai jadwal pelaksanaannya tidak akan terdaftar dalam KST dan DKT.

3.  Pendaftaran mata kuliah yang berada di luar dan atau tidak mengikuti ketentuan Akademik Fakultas dianggap tidak sah. Setelah masa pelaksanaan pengubahan (pembatalan) matakuliah, maka KST dan DKT dianggap benar, segala kekeliruan yang mungkin masih ada menjadi tanggung-jawab mahasiswa.

4.  Masa pelaksanaan pendaftaran matakuliah diatur sebagai berikut :

Pendaftaran Matakuliah Sementara

KSS dan DKS

Maksimal 14 hari

Pengubahan (pembatalan) mata kuliah

KST dan DKT

Maksimal 7  hari

 

B. Syarat-syarat Administrasi

  1. Copy KTM yang masih berlaku
  2. Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan
  3. Formulir Rencana Studi (FRS) yang sudah diisi dan ditanda-tangani oleh Dosen Penasihat Akademik (PA) masing-masing
  4. Copy Kartu Hasil Studi (KHS) semester sebelumnya

 

C. Langkah-langkah Pendaftaran Matakuliah

  1. Mahasiswa mengambil Formulir Rencana Studi (FRS) di BAAK Universitas setelah melakukan registrasi dan pembayaran SPP/UKT semester berjalan.
  2. Asli lembar bukti pembayaran SPP (warna kuning) diserahkan ke Bagaian . Akademik Fakultas melalui loket one gate system untuk mengaktifkan akun pribadi mahasiswa; admin Bag. Akademik hanya akan mengaktifkan akun pribadi mahasiswa yang telah menyerahkan bukti pembayaran SPP semester berjalan. Lembar bukti pembayaran SPP dapat berupa copy yang telah dilegalisir oleh pihak bank.
  3. Mahasiswa mengisi Formulir Rencana Studi (FRS) berdasarkan Daftar Matakuliah yang disajikan pada semester berjalan dengan mempertimbangkan jumlah SKS maksimal beban studi yang telah ditentukan dan tertera dalam KHS semester sebelumnya. Proses pengisian FRS dikonsultasikan dengan Dosen Penasihat Akademik (PA) masing-masing dan persetujuan dosen PA dibuktikan dengan pembubuhan tanda-tangan.
  4. Matakuliah yang tertulis di FRS dan telah disetujui oleh dosen PA masing-masing didaftarkan secara online oleh mahasiswa melalui Website UIN Raden Fatah Palembang.
  5. Daftar online mengikuti langkah-langkah sebagai berikut : buka website UIN RF Palembang→click “akademik online” → “Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik” → “mahasiswa” → masukkan NIM dan password → “pendaftaran matakuliah” (pojok kiri atas) → pilih matakuliah sesuai jurusan dan diberi tanda centang ( √ ), lalu → click “ambil” untuk masuk ke KRS  online.
  6. Setelah entri data matakuliah secara online dilakukan dan dipastikan berhasil, maka KRS online tersebut diprintout lalu diserahkan ke Bagian Akademik Fakultas bersama dengan FRS warna kuning dan persyaratan administrasi lainnya dimasukkan dalam map yang telah ditentukan berdasarkan jurusan masing-masing.
  7. Bagian Akademik menerbitkan Daftar Kelas Sementara (DKS) yang disampaikan kepada masing-masing dosen pengampu matakuliah bersamaan dengan surat permohonan kesediaan mengajar. Penerbitan DKS oleh Bagian Akademik paling lambat 7 hari kerja setelah masa pendaftaran matakuliah sementara berakhir.
  8. Mahasiswa memeriksa dan meneliti kesesuaian antara matakuliah dalam KSS dengan matakuliah yang telah didaftar yang tertera dalam FRS dan printout daftar matakuliah online. Jika KSS dipandang telah sesuai dengan FRS dan daftar online, maka KSS secara otomatis ditetapkan sebagai Kartu Studi Tetap (KST).
  9. Matakuliah dalam KSS yang dipandang belum atau tidak sesuai dengan FRS dan printout daftar matakuliah online atau berbagai kesalahan yang ditimbulkan karena hal-hal yang bersifat teknis dan atau karena berbagai pertimbangan secara akademik, dapat diajukan perbaikannya pada masa pembetulan (batal-tambah) dengan cara menyerahkan kembali asli KSS, copy FRS, print out daftar matakuliah online dan daftar matakuliah perbaikan (catatan batal-tambah) matakuliah.

10. Bagian Akademik menerbitkan Daftar Kelas Tetap (DKT) yang disampaikan kepada  dosen pengampu matakuliah.

  1. Setelah KTS dan DKT diterbitkan oleh Bagian Akademik, maka layanan akademik terkait dengan pembetulan, batal-tambah dan segala bentuk keluhan yang berhubungan dengan pendaftaran matakuliah ditutup secara otomatis.

 

BAB II

PEDOMAN TEKNIS PENGAJUAN TEMA PENELITIAN SKRIPSI

 

  1. A.  Ketentuan umum ;
    1. Pengajuan tema penelitian skripsi adalah tahapan awal mahasiswa dalam penelitian skripsi sebagai bagian dari proses penyelesesaian studi program strata satu (S1).
    2. Pengajuan tema penelitian skripsi adalah hak sekaligus kewajiban mahasiswa dalam menempuh program strata satu (S1).
    3. Pengajuan tema penelitian skripsi mahasiswa harus relevan dan sesuai dengan bidang kajian dari jurusan/prodi masing-masing.
    4. Pengajuan tema penelitian skripsi mahasiswa hanya dapat dilakukan melalui alur akademik yang berlaku dan setelah mendapat persetujuan Dosen Penasihat Akademik  (PA) masing-masing.
    5. Pengajuan tema penelitian skripsi harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
      1. Orisinalitas (keaslian, bukan plagiat)
      2. Kelayakan (relevansi judul dengan bidang kajian, urgensitas dan ketersediaan sumber)
      3. Kemampuan penulis (terkait latar belakang pendidikan, kemampuan bahasa, dll.)

 

B. Syarat-syarat Administrasi;

  1. Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan
  2. Copy KTM yang masih berlaku
  3. Menyiapkan tema berikut rumusan masalah, kajian pustaka dan rencana referensi minimal 20 buku untuk Library Research (kepustakaan) dan minimal 15 buku untuk Field Research (lapangan).
  4. Telah lulus matakuliah Metodologi Penelitian dengan nilai minimal B.
  5. Transkrip Nilai (Minimal telah menyelesaikan 120 SKS dengan IPK minimal 2,00)

 

C. Langkah-langkah Pengajuan Tema Penelitian Skripsi

  1. Terlebih dahulu mahasiswa melakukan konfirmasi ke prodi masing-masing dalam rangka memeriksa Bank Judul;
    1. Menyiapkan tema penelitian berikut rumusan masalah, kajian pustaka dan rencana referensi, lalu mengisi formulir (pengajuan judul) dan ditanda-tangani oleh dosen PA;
    2. Menyampaikan pengajuan berkas (syarat-syarat administrasi) kepada petugas loket one gate system;
    3. Setelah berkas sampai di ruang ketua/sektetaris  jurusan masing-masing; mahasiswa berkonsultasi dengan ketua/sekretaris jurusan. Penentuan/ditolak/direvisi/diarahkan/dikembangkannya tema penelitian adalah ditentukan oleh jurusan.
    4. 5.    Persetujuan tema penelitian oleh ketua jurusan dalam bentuk rekomendasi yang ditanda-tangani  oleh ketua jurusan dan didisposisikan diberikan kepada mahasiswa yang bersangkutan.
    5. 6.    Pembuatan dan penyusunan proposal.

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PEDOMAN TEKNIS BIMBINGAN PROPOSAL SKRIPSI

 

  1. A.  Ketentuan Umum;
  2. Bimbingan penyusunan proposal skripsi dilaksanakan oleh jurusan masing-masing.
  3. Proposal penelitian yang disusun harus sesuai dengan judul yang telah disetujui oleh jurusan; setiap perubahan judul harus melalui persetujuan jurusan masing-masing;
  4. Penyusunan dan penulisan proposal harus berpedoman pada Buku Pedoman Penulisan Makalah dan Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilm Politik  UIN Raden Fatah Palembang;
  5. Bimbingan penyusunan proposal meliputi outline; latar belakang masalah; rumusan masalah; tujuan dan kegunaan penelitian; kajian pustaka, kerangka teori; metode penelitian; sistematika penulisan; dan rencana daftar pustaka.
  6. Standarisasi kelayakan proposal untuk diseminarkan meliputi hal-hal sebagai berikut :
    1. Kesesuaian antara judul dengan outline, latar belakang masalah, rumusan masalah, kerangka teori, metode penelitian, sistematika penulisan dan rencana referensi;
    2. Ketepatan pola dan teknis penulisan sesuai dengan buku Pedoman Penulisan Skripsi seperti kebenaran dalam penulisan kata; susunan kalimat dan paragraf; cara mengutip dan penulisan footnote; penulisan daftar pustaka; dan lain-lain
    3. Ketebalan fisik proposal secara keseluruhan adalah antara 10  s.d. 15 halaman

B. Syarat-syarat Administrasi;

1. Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan

2. Copy KTM yang masih berlaku

3. Telah lulus matakuliah Metodologi Penelitian dengan nilai minimal B

4. Transkip Nilai (syarat poin 1 s.d. 4 sudah dilengkapi saat pengajuan tema)

5. Rekomendasi persetujuan judul dari ketua jurusan.

 

BAB IV

PEDOMAN TEKNIS PENGAJUAN DAN PELAKSANAAN SEMINAR PROPOSAL

 

A.  Ketentuan Umum;

  1. Seminar proposal adalah forum konsultasi formal mahasiswa dengan dosen calon pembimbing terkait rencana penelitian skripsi yang akan dilakukan;
    1. Seminar proposal tidak mengeluarkan keputusan “lulus” atau “tidak lulus”, namun  merekomendasikan solusi terbaik tentang kelanjutan rencana penelitian mahasiswa, termasuk kemungkinan perubahan tema, judul dan revisi konten proposal; dan seminar proposal dilakukan hanya satu kali untuk setiap mahasiswa selama masa studi.
    2. Presentasi proposal penelitian dalam seminar dilaksanakan dengan menggunakan slide power point; masing-masing mahasiswa peserta seminar diharuskan membawa laptop, sedangkan LCD dan layar slide disiapkan oleh fakultas.
    3. Seminar proposal dilaksanakan sesuai dengan hari, jam dan tempat yang telah dijadwalkan oleh Wakil Dekan I; ketidak-hadiran narasumber sesuai jadwal yang telah ditentukan tanpa dan atau dengan konfirmasi dianggap “persetujuan” atas proposal yang diajukan dan konsultasi selanjutnya dilakukan di luar seminar. Adapun ketidak-hadiran mahasiswa pada jadwal seminar yang telah ditentukan tanpa dan atau dengan konfirmasi dianggap “batal” dan harus mendaftar ulang pada periode seminar selanjutnya.
    4. Dosen calon penguji proposal berhak menyatakan keberatan atau tidak bersedia menjadi dosen penguji proposal/pembimbing dengan alasan yang bersifat akademis. Setiap keberatan atau ketidak-bersediaan disampaikan kepada Wakil Dekan I baik secara lisan atau tertulis paling lambat 2 hari sebelum pelaksanaan seminar dan untuk selanjutnya ditentukan penggantinya.
    5. Pendaftaran/pengajuan seminar proposal dibuka pada setiap hari kerja tanpa penjadwalan, sedangkan pelaksanaannya adalah pada minggu pertama setiap bulan dengan jumlah pendaftar minimal 3 orang.

B. Syarat-syarat Administrasi;

  1. Mengisi formulir permohonan yang disetuji oleh Dosen Penasihat Akademik/Jurusan
  2. Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan (dan lunas donasi bagi mahasiswa PMK, semester I s.d. VIII).
  3. Copy KTM yang masih berlaku
  4. Transkrip nilai sementara (Minimal telah menyelesaikan 120 SKS dengan IPK minimal 2,50)
  5. Copy proposal yang sudah disetujui oleh Ketua Jurusan 3 eks.
  6. Lembar bukti telah menghadiri seminar proposal skripsi minimal 3 kali
  7. Bukti pembayaran dana registrasi dari bendahara BLU

C. Langkah-langkah & Proses Pengajuan Seminar Proposal

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan seminar proposal dengan mengisi formulir dan ditanda-tangani oleh dosen PA/Jurusan serta dilengkapi dengan persyaratan administrasi yang telah ditentukan melalui loket one gate system;
  2. Jurusan menentukan dua orang calon dosen penguji sekaligus sebagai dosen calon pembimbing skripsi mahasiswa yang bersangkutan
  3. Jurusan membuat jadwal pelaksanaan seminar dan mengumumkannya kepada mahasiswa.

D. Pelaksanaan Seminar Proposal

  1. Moderator atas nama Wakil Dekan I membuka acara seminar dan menyampaikan kepada forum tentang nama mahasiswa, NIM, jurusan dan judul proposal yang akan diseminarkan, serta nama dosen  penguji seminar proposal sebagai calon pembimbing (+5 menit).
    1. Mahasiswa mempresentasikan proposal dengan slide power point; materi yang harus ditayangkan meliputi judul penelitian, latar belakang, urgensi penelitian (berisi alasan-alasan mengapa penelitian tersebut dipandang cukup penting dilakukan), rumusan masalah, metode penelitian yang digunakan, dan  referensi yang akan digunakan dalam penelitian (+ 10 menit).
    2. Tanggapan forum; diberi kesempatan kepada audien (mahasiswa yang hadir) untuk memberikan tanggapan, sanggahan, pertanyaan, kritik dan saran sebagai masukan yang kemudian ditanggapi oleh mahasiswa, dibatasi maksimal 3 orang dan tanpa waktu tanggapan balik (+ 10 menit).
    3. Dosen calon pembimbing menyampaikan tanggapan, sanggahan, pertanyaan, kritik, saran dan segala hal menyangkut rencana penelitian dimaksud, sebagai bahan masukan dan perbaikan, termasuk kemungkinan perubahan tema dan judul penelitian. Waktu yang dialokasikan untuk masing-masing dosen calon pembimbing adalah + 15 menit.
    4. Sebelum menutup pelaksanan seminar, moderator menyampaikan poin-poin penting hasil seminar dan memberikan rekomendasi tentang kelanjutan rencana penelitian.

BAB V

PEDOMAN TEKNIS PENGAJUAN/PEMBUATAN SK. JUDUL & PEMBIMBING

 

A.  Ketentuan Umum;

  1. Surat Keputusan (SK) judul dan pembimbing skripsi dikeluarkan dan ditanda-tangani oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  UIN Raden Fatah Palembang.
  2. Surat Keputusan (SK) judul dan pembimbing skripsi merupakan syarat mutlak bagi proses penulisan dan bimbingan skripsi mahasiswa.
  3. Judul yang di-SK-kan adalah judul yang sudah diseminarkan dan disetujui oleh dosen calon penguji seminar proposal.
  4. Dosen Pembimbing yang di-SK-kan adalah dosen yang menjadi penguji dalam seminar proposal; dalam hal dosen penguji tidak bersedia menjadi pembimbing, maka penunjukan dosen pembimbing ditentukan oleh jurusan.
  5. Penentuan dosen pembimbing 1 dan pembimbing 2 skripsi mahasiswa berpedoman pada Surat Keputusan Rektor UIN Raden Fatah Palembang pada setiap tahun akademik.
  6. B.  Syarat-syarat Administrasi;
  7. Mengisi formulir permohonan pembuatan SK. pembimbing/judul
  8. Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan
  9. Copy KTM yang masih berlaku
  10. Proposal asli yang telah diseminarkan, diperbaiki dan disetujui oleh dua orang calon pembimbing
  11. Lembar kesediaan calon pembimbing 1 dan calon pembimbing 2 yang ditanda-tangani

C.   Langkah-langkah Permohonan Pembuatan SK. Pembimbing / Judul

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan pembuatan SK. pembimbing/judul  dengan mengisi formulir permohonan dilengkapi dengan persyaratan administrasi yang telah ditentukan melalui loket one gate system.
  2. Berkas pengajuan diproses oleh Bagian Akademik; selanjutnya diterbitkan SK. pembimbing/ judul sebanyak 7 rangkap dan ditanda-tangani oleh Dekan
  3. Mahasiswa mengambil SK. pembimbing/judul melalui loket one gate system dan menyerahkan masing-masing kepada Pembimbing 1, Pembimbing 2, mahasiswa ybs. dan ditembuskan kepada Rektor (bag. Keuangan), jurusan ybs., bendahara Fakultas dan arsip BAK Fakultas.
  4. Setelah SK. Pembimbing/Judul diserahkan kepada Pembimbing 1 dan Pembimbing 2, maka dengan sendirinya proses bimbingan skripsi dimulai.

BAB VI

PEDOMAN TEKNIS BIMBINGAN PENULISAN SKRIPSI

 

A.  Ketentuan Umum;

1. Bimbingan penulisan skripsi bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam proses penelitian dan penulisan skripsi, baik tentang teknis-metodologis maupun substansi materi.

2. Konsultasi mahasiswa dengan masing-masing dosen pembimbing dalam proses penelitian dan penulisan skripsi dilaksanakan minimal 6 kali yang dibuktikan dengan lembar konsultasi.

3.  Bimbingan penulisan penelitian skripsi mahasiswa dimulai dari Pembimbing 2 dan berlanjut kepada pembimbing 1 atau dapat pula proses tersebut berjalan secara bersamaan atas kesepakatan dan kesepahaman antara pembimbing 2 dan pembimbing 1.

4.  Bimbingan penulisan skripsi dilaksanakan secara kronologi, mulai dari bab 1, bab 2, bab 3 dan seterusnya hingga bab penutup berikut daftar pustaka dan lampiran-lampirannya atau sesuai kesepakatan dengan dosen pembimbing.

5.  Pembagian tugas bimbingan bagi Pembimbing 1 dan Pembimbing 2 adalah sebagai berikut :

a. Pembimbing 2 bidang metodologi, sistematika dan teknis

    penulisan

b. Pembimbing 1 bidang substansi materi atau isi penelitian

6.  Penulisan skripsi secara teknis berpedoman pada “Buku Pedoman Penulisan Skripsi” yang berlaku dan dikeluarkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  UIN Raden Fatah Palembang.

7.  Jangka waktu bimbingan penulisan penelitian skripsi bagi masing-masing dosen pembimbing adalah maksimal 15 hari per-bab terhitung sejak berkas draft/konsep disampaikan. Mahasiswa dan dosen pembimbing sama-sama dapat mengajukan keberatan atau permohonan penggantian pembimbing dalam proses bimbingan dengan alasan-alasan yang bersifat akademis. 

8.  Keberatan dosen pembimbing dalam proses bimbingan dengan alasan yang bersifat akademis diajukan secara tertulis kepada Dekan; sedangkan keberatan mahasiswa diajukan secara tertulis kepada Dekan yang diketahui dan disetujui oleh Dosen Penasihat Akademik (PA).

9.  Dosen pembimbing skripsi memberikan penilaian pada akhir bimbingan dengan mengisi blangko penilaian. Penilaian pembimbing menitik-beratkan pada bidang isi, analisis dan argumentasi, bahasa dan usaha.

B.  Teknis Bimbingan Penulisan Penelitian Skripsi;

1.  Mahasiswa menyerahkan SK judul/pembimbing kepada masing-masing pembimbing dan berkonsultasi tentang teknis dan alokasi waktu bimbingan.

2.  Mahasiswa menulis draft/konsep penelitian skripsi per-bab sesuai dengan proposal penelitian yang telah diseminarkan.

3.  Mahasiswa menyerahkan dratf/konsep skripsi per-bab dimulai dari bab 1, bab 2 dst. kepada dosen pembimbing, kemudian draft/konsep tersebut dikoreksi oleh dosen pembimbing dan selanjutnya diserahkan kembali kepada mahasiswa untuk diperbaiki. Proses tersebut dimulai dari pembimbing 2 (metodologi, sistematika dan teknis penulisan), setelah disetujui kemudian pada pembimbing 1 (substansi materi dan isi) dan atau dapat pula berjalan secara bersamaan dengan kesepakatan dan kesepahaman.

4.  Mahasiswa memperbaiki draft/konsep skripsi per-bab sesuai dengan koreksi, pengarahan, masukan dan bimbingan masing-masing dosen pembimbing, kemudian menyerahkannya kembali untuk diverifikasi dengan melampirkan point-point perbaikan pada draft/konsep sebelumnya.

5.  Pada setiap kali bimbingan, mahasiswa mencatat poin-poin penting pengarahan, koreksian, masukan dan saran-saran dosen pembimbing, masing-masing dosen pembimbing membubuhkan paraf/tanda tangan pada lembar konsultasi skripsi.

6.  Proses bimbingan skripsi dapat dilaksanakan secara fleksibel sesuai dengan kesepakatan antara dosen pembimbing dan mahasiswa. Penyerahan, koreksi dan pengembalian draft/ konsep skripsi dalam proses bimbingan dimungkinkan dilakukan melalui media surat-menyurat, email dan atau jejaring sosial lainnya.

7.  Dosen pembimbing memberikan pernyataan acc atau persetujuan secara tertulis dan ditanda-tangani pada draft/konsep skripsi per-bab yang sudah layak dan selanjutnya direkomendasi untuk meneruskan penulisan bab selanjutnya.

8.  Persetujuan masing-masing pembimbing atas keseluruhan penulisan hasil penelitian skripsi diberikan dalam bentuk penanda-tanganan “Lembar Persetujuan Pembimbing” yang menyatakan persetujuan dan rekomendasi untuk diujikan dalam sidang munaqasyah skripsi, sekaligus memberikan nilai bimbingan ke BAAK.

9.  Keseluruhan bab penulisan hasil penelitian skripsi yang sudah disetujui oleh kedua dosen pembimbing harus dilengkapi dengan unsur-unsur kelengkapan skripsi berikut lampiran-lampirannya sesuai dengan ketentuan dalam “Buku Pedoman Penulisan Skripsi” seperti halaman judul, lembar persetujuan pembimbing, motto dan halaman persembahan, kata pengantar, abstrak, daftar pustaka, pernyataan keaslian hasil penelitian dan lain-lain.

 

BAB VII

PEDOMAN TEKNIS PENDAFTARAN DAN PELAKSANAAN KULIAH KHUSUS

 

A.  Ketentuan Umum;

1. Kuliah khusus adalah penyelenggaraan perkuliahan yang dikhususkan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan proses penulisan skripsi serta siap mengikuti ujian munaqasyah namun belum menyelesaikan pengambilan matakuliah sesuai dengan ketentuan kurikulum prodi masing-masing.

2.  Pelaksanaan kuliah khusus dapat berupa pengambilan matakuliah baru karena belum pernah diambil dalam penyelenggaraan kuliah regular, belum/tidak lulus dan dapat pula berupa perbaikan nilai.

3.  Kuliah khusus yang berupa perbaikan nilai hanya untuk matakuliah yang memperoleh nilai D dan E.

4.  Penyelenggaraan kuliah khusus bagi masing-masing mahasiswa, jumlah maksimal matakuliah yang dapat diambil adalah sebanyak 3 (tiga) matakuliah.

5.  Sistim perkuliahan, evaluasi dan penilaian dalam penyelenggaraan kuliah khusus sama dengan kuliah reguler yang meliputi kehadiran tatap muka, keaktifan, penugasan dan ujian-ujian.

6.  Kuliah khusus dilaksanakan hanya di lingkungan Fakultas dengan minimal 16 kali total tatap muka kuliah 16 kali ( baik yang 2 sks dan 3 sks )  

7.  Teknis dan waktu pelaksanaan kuliah khusus yang meliputi kehadiran tatap muka dan ujian-ujian didasarkan atas kesepakatan antara dosen dan mahasiswa dan dilaporkan kepada bagian akademik fakultas.

8.  Dana penyelenggaraan kuliah khsusus dibebankan kepada mahasiwa berdasarkan ketentuan dan peraturan keuangan fakultas yang berlaku.

BSyarat-syarat Administrasi;

1. Mengisi formulir permohonan pelaksanaan kuliah khusus dan menuliskan nama matakuliah yang akan diambil dalam formulir permohonan

2.  Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan

3.  Copy KTM yang masih berlaku

4. Copy transkrip nilai sementara

5.  Bukti persetujuan/rekomendasi pembimbing skripsi bahwa skripsi sudah siap dan disetujui untuk diajukan pada sidang ujian munaqasyah.

6.  Bukti pembayaran dana penyelenggaraan kuliah khusus sesuai ketentuan BLU fakultas.

 

C. Langkah-langkah Pengajuan Permohonan Pelaksanaan Kuliah Khusus

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan pelaksanaan kuliah khusus dengan mengisi formulir permohonan dilengkapi persyaratan administrasi yang telah ditentukan serta menuliskan matakuliah yang akan diambil melalui loket one gate system.
  2. Berkas pengajuan didisposisi dan disampaikan kepada jurusan untuk menentukan nama-nama dosen kepada mahasiswa yang bersangkutan
  3. Mahasiswa membayar dana pelaksanaan kuliah khusus pada bendahara Fakultas setelah mendapat persetujuan dari bagian akademik.
  4. Bagian akademik memproses serta menyampaikan surat permohonan kepada dosen pengajar dengan melampirkan daftar kelas dan daftar nilai.
  5. Mahasiswa berkonsultasi dengan dosen pengajar untuk pengaturan jadwal dan menyepakati teknis serta waktu pelaksanaan kuliah, ujian-ujian, penugasan dan lain-lain.
  6. Pada akhir pelaksanaan kuliah khusus, dosen mengisi daftar nilai sesuai dengan aturan akademik yang berlaku dan menyampaikannya pada bagian akademik, dilengkapi dengan daftar hadir kuliah khusus.

 

BAB VIII

PEDOMAN TEKNIS UJI VERIFIKASI SKRIPSI

 

A.  Ketentuan Umum;

1. Uji verifikasi skripsi adalah penilaian kelayakan skripsi sebagai persiapan untuk diajukan pada ujian sidang munaqasyah skripsi.

2.  Pelaksana uji verifikasi skripsi adalah tim yang ditunjuk oleh dekan berdasarkan keputusan rapat pimpinan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  UIN Raden Fatah Palembang.

3.  Uji verifikasi skripsi bertujuan mempersiapkan skripsi mahasiswa yang akan diajukan pada ujian sidang munaqasyah dalam hal kelengkapan unsur-unsur fisik, teknis penulisan, tampilan dan tata letak (lay out) berdasarkan standar akademik yang telah ditentukan sesuai dengan “Buku Pedoman Penulisan Skripsi” yang berlaku di fakultas

4.  Kelulusan uji verifikasi skripsi merupakan syarat mutlak dalam pengajuan permohonan ujian sidang munaqasyah skripsi mahasiswa, yakni berupa “Surat Keterangan Lulus Uji Verifikasi Skripsi” yang dikeluarkan dan ditanda-tangani oleh Ketua Jurusan masing-masing.

5.  Skripsi yang sudah dinyatakan lulus uji verifikasi dianggap lengkap dan layak; hal-hal yang sudah menjadi objek materi uji verifikasi tidak lagi menjadi materi pertanyaan dan atau objek diskusi serta tidak mempengaruhi proses penilaian dalam sidang ujian munaqasyah skripsi.

6.  Uji verifikasi skripsi dilaksanakan pada setiap hari dan jam kerja tanpa penjadwalan;

7.  Materi uji verifikasi skripsi adalah meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Halaman Judul; meliputi a. kelengkapan unsur (judul, jenis [skripsi], tujuan pengajuan, nama penulis, nim penulis, lambang, nama jurusan, nama fakultas, nama perguruan tinggi, tahun ditulis); b. ketepatan ejaan, ukuran font dan lay out (sesuai standar penulisan).
  2. Nota pembimbing; meliputi a. bukti persetujuan pembimbing yang dibuktikan dengan tanda tangan pembimbing 1 dan pembimbing 2, b. tanggal, bulan dan tahun penandatanganan, ketepatan ejaan, c. ukuran font dan lay out (sesuai standar penulisan)
  3. Motto & Halaman persembahan; meliputi a. relevansi motto dengan topik penelitian, b. sumber motto (ayat Al Qur’an / hadits / kata mutiara / dll.), c. halaman persembahan, d. ketepatan ejaan, ukuran font dan lay out (sesuai standar penulisan).
  4. Kata Pengantar; meliputi a. hamdalah & shalawat dan ucapan terima kasih, b. tempat, tanggal, bulan dan tahun kata pengantar dibuat c. nama, NIM dan tanda tangan penulis d. ukuran font dan lay out (sesuai standar penulisan)
  5. Daftar Isi; meliputi a. tulisan “DAFTAR ISI” dicetak tebal b. kelengkapan unsur konstruksi skripsi (dari halaman judul, nota pembimbing, judul bab dan sub-sub bab dst.) c. kesesuaian halaman antara daftar isi dan halaman yang dimaksudkan d. ukuran font dan lay out (sesuai standar penulisan)
  6. Abstrak; meliputi a. dasar penelitian (judul, nama dan rumusan masalah). b. metodologi  c. temuan penelitian (simpulan) d. ukuran font dan lay out (sesuai standar penulisan). Pada lembar abstrak bagian tengah atas tertulis judul skripsi, nama pembimbing dan kata Abstrak)
  7. Isi;  meliputi a. jumlah bab, minimal 4 bab. b. keseimbangan jumlah halaman dalam tiap-tiap bab / sub. bab c. ukuran font dan lay out (sesuai standar penulisan)
  8. Daftar Pustaka; a. kesesuaian daftar pustaka yang digunakan dengan tema penelitian. b. jumlah daftar pustaka minimal 20 buah untuk penelitian lapangan dan 30 buah untuk penelitian kepustakaan. c. sistem penulisan d. ukuran font dan lay out (sesuai standar penulisan)
  9. Daftar Riwayat Hidup; meliputi : nama, NIM, jenis kelamin, alamat, nama orang tua, alamat orang tua, saudara kandung (nama dan tanggal lahir), riwayat pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi terakhir (nama sekolah dan tahun tamat), pengalaman organisasi (nama organisasi, jabatan dan tahun menjabat), prestasi yang pernah diraih (jika ada).
  10. Daftar Konsultasi; meliputi kelayakan jumlah konsultasi pembimbing 1 dan pembimbing 2.
  11. Ketebalan halaman; meliputi a. keseimbangan halaman dalam tiap-tiap bab dan b. jumlah hlm. keseluruhan (minimal 60 hlm. tidak termasuk daftar pustaka dan maksimal 150 hlm.)
  12. Kelengkapan administrasi; meliputi a. copy sk. judul/pembimbing b. copy surat izin riset (bagi penelitian lapangan). c. surat pernyataan keaslian hasil penelitian yang bermaterai 6000. d. copy power point (meliputi judul, rumusan masalah, metode penelitian, kesimpulan dan point-point penting yang relevan).

B. Syarat-syarat Administrasi

  1. Mengisi formulir permohonan
  2. Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan
  3. Copy KTM yang masih berlaku
  4. Menyerahkan 1 eks copyskripsi yang sudah lengkap dan siap untuk diajukan pada sidang ujian munaqasyah
    1. C.    Langkah-langkah Pengajuan dan Pelaksanaan Uji Verifikasi

Skripsi

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan uji verifikasi skripsi dengan mengisi formulir permohonan dilengkapi dengan persyaratan administrasi yang telah ditentukan melalui loket one gate system.
  2. Berkas pengajuan didisposisi dan disampaikan kepada tim uji verifikasi skripsi fakultas melalui Wakil Dekan I.
  3. Tim uji verifikasi melaksanakan uji verifikasi dengan meneliti dan menilai kelayakan unsur-unsur materi uji verifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  4. 4.    Tim uji verifikasi skripsi mengeluarkan “Surat Keterangan Lulus Uji Verifikasi Skripsi” bagi skripsi yang sudah dipandang layak dan mengembalikan berkas skripsi serta kelengkapan administrasinya yang telah diverifikasi kepada mahasiswa melalui one gate system.
  5. Dalam hal skripsi yang dipandang belum layak, maka berkas skripsi serta kelengkapan administrasinya dikembalikan kepada mahasiswa melalui one gate system serta diberikan keterangan tentang poin-poin yang masih perlu diperbaiki atau disempurnakan. Untuk selanjutnya diajukan kembali sampai skripsi benar-benar dipandang layak oleh tim uji verifikasi.
  6. Skripsi yang telah lulus dan dipandang layak oleh tim uji verifikasi dapat diajukan untuk proses pendaftaran sidang ujian munaqasyah skripsi.

 

BAB IX

PEDOMAN TEKNIS PENDAFTARAN DAN PELAKSANAAN UJIAN KOMPREHENSIF

 

A.  Ketentuan Umum;

1. Ujian komprehensif adalah ujian pemahaman bidang keahlian yang dilaksanakan secara tertulis dan atau lisan untuk menilai kedalaman dan keluasan wawasan dalam bidang keilmuan jurusan/prodi masing-masing mahasiswa.

2.  Ujian komprehensif dilaksanakan oleh tim penguji khusus yang dikoordinir oleh Wakil Dekan I berdasarkan SK. Rektor pada setiap tahun akademik. Anggota tim penguji ditentukan oleh ketua jurusan dan terdiri atas tenaga dosen yang memiliki keahlian di bidang keilmuan yang akan diuji.

3.  Nilai kelulusan ujian komprehensif merupakan persyaratan untuk mengikuti ujian munaqasyah skripsi.

4. Ujian komprehensif dinyatakan lulus jika masing-masing komponen materi mendapatkan nilai minimal C (60).

5.  Nilai kelulusan ujian komprehensif menjadi bagian dari komponen penilaian yang diperhitungkan dalam menentukan nilai akhir ujian munaqasyah skripsi.

6.  Ketentuan acuan konversi nilai ujian komprehensif adalah sebagai berikut :

NILAI ANGKA

NILAI HURUF

BOBOT

80 – 100

         79 – 79

60 – 69

50 – 59

00 – 49

A

B

C

D

E

4

3

2

1

0

 

  1. Pendaftaran ujian komprehensif dilaksanakan pada setiap hari dan jam kerja tanpa penjadwalan; sedangkan pelaksanaan ujian komprehensif adalah pada minggu ke-dua setiap bulan.

 

B. Syarat-syarat Administrasi

  1. Mengisi formulir permohonan yang disetujui oleh Dosen Penasihat Akademik/Jurusan.
  2. Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan.
  3. Copy KTM yang masih berlaku
  4. Transkrip nilai sementara (telah menyelesaikan seluruh mata kuliah)
  5. Telah menyelesaikan proses bimbingan bab 3  (dibuktikan dengan persetujuan pembimbing 1 pada bab 3 skripsi/rekomendasi).
  6. Bukti pembayaran dana registrasi dari bendahara BLU.

 

C. Langkah-langkah Pengajuan/Pendaftaran Ujian Komprehensif

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan ujian komprehensif dengan mengisi formulir permohonan dilengkapi persyaratan administrasi yang telah ditentukan dan mengisi formulir pilihan matakuliah yang diajukan melalui loket one gate system.
  2. Berkas pengajuan didisposisikan dan disampaikan kepada Jurusan masing-masing.
  3. Jurusan menentukan tim penguji sesuai dengan bidang keahlian masing-masing berdasarkan materi ujian komprehensif dan didisposisikan ke Wakil Dekan I.
  4. Wakil Dekan I menjadwalkan ujian komprehensif melalui tim pelaksana ujian komprehensif.
  5. Jadwal ujian komprehensif diumumkan kepada mahasiswa selambat-lambatnya 3 hari sebelum pelaksanaan.

 

D. Ketentuan Pelaksanaan Ujian Komprehensif

1.    Mahasiswa hadir di fakultas paling lambat 15 menit sebelum ujian dimulai lalu menghadap kepada masing-masing  tim dosen yang telah ditentukan berdasarkan jadwal ujian yang telah ditentukan dan mengisi absen peserta ujian komprehensif.

2.    Mahasiswa wajib memakai pakaian resmi ujian komprehensif, yakni bagi laki-laki adalah: kemeja putih lengan panjang dan celana panjang warna gelap (bukan jenis jeans), peci hitam, sepatu dan dasi; sedangkan bagi perempuan adalah:  kemeja putih lengan panjang dan rok warna gelap, jilbab warna hitam dan sepatu. Mahasiswa peserta ujian yang berpakaian tidak sesuai dengan yang telah ditentukan dapat dikenakan sangsi tidak boleh mengikuti ujian.

3.    Lama waktu pelaksanaan ujian komprehensif masing-masing komponen matakuliah adalah 30 menit. Komponen materi ujian komprehensif  bersifat wawasan dan penguasaan materi-materi kejurusan oleh jurusan masing-masing.

4.                Ujian komprehensif  dilaksanakan pada hari, jam dan tempat yang telah  ditentukan sesuai dengan yang telah tertera pada jadwal ujian komprehensif. Dosen penguji langsung mengisi blangko penilaian segera setelah ujian dilaksanakan dan menyerahkannya pada sekretaris panitia. Tidak ada penundaan nilai/kelulusan mahasiswa peserta ujian komprehensif.

5.    Dosen tim penguji yang berhalangan hadir tanpa dan atau dengan pemberitahuan sebelumnya dapat diganti langsung oleh panitia dengan persetujuan Jurusan/Wakil Dekan I pada saat pelaksanaan. Tidak ada penundaan jadwal ujian komprehensif  yang disebabkan karena ketidak-hadiran dosen tim penguji.

6.    Mahasiswa yang tidak lulus ujian komprehensif dan mahasiswa yang tidak hadir pada hari, jam dan tempat sesuai dengan jadwal ujian yang telah ditentukan dianggap gugur dan harus mendaftar ulang pada ujian komprehensif periode berikutnya.

7.    Kelulusan dan nilai ujian komprehensif diumumkan paling lambat 3 hari setelah ujian dilaksanakan.

8.    Surat keterangan kelulusan ujian komprehensif dikeluarkan oleh pengelola ujian paling lambat 2 hari setelah pengumuman kelulusan disampaikan dan diambil oleh mahasiswa yang bersangkutan melalui loket one gate system.

 

 

BAB X

PEDOMAN TEKNIS PENDAFTARAN DAN PELAKSANAAN UJIAN MUNAQASYAH

 

A.  Ketentuan Umum;

1. Ujian munaqasyah adalah ujian pemahaman terhadap isi skripsi dan kemampuan mempertahankan ide-ide yang terdapat di dalamnya yang kelulusannya merupakan syarat mutlak dalam proses penyelesaian studi pada program strata satu (S. 1)

2.  Sidang ujian munaqasyah skripsi dilaksanakan secara lisan, komprehensif dan bersifat terbuka untuk umum dengan waktu maksimal 90 menit untuk masing-masing sidang.

3.  Skripsi yang dapat didaftarkan untuk ujian munaqasyah adalah skripsi yang sudah lulus uji verifikasi skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  dan telah melengkapi segala persyaratan administrasi dan keuangan yang telah ditentukan, baik pada tingkat universitas maupun tingkat fakultas  dalam bentuk apapun.

4.  Pendaftaran ujian munaqasyah dibuka pada setiap hari dan jam kerja tanpa penjadwalan, sedangkan pelaksanaannya adalah pada minggu keempat  pada setiap bulan dan dapat dilaksanakan jika jumlah pendaftar 5 orang atau lebih. (Jika jumlah pendaftar kurang dari tiga orang, maka pelaksanaannya ditunda untuk periode berikutnya).

5.  Pelaksana ujian sidang munaqasyah skripsi adalah tim yang terdiri dari Ketua Sidang, Sekretaris Sidang, Penguji Utama, Penguji Pendamping, Pembimbing I dan Pembimbing II, dengan ketentuan:

a. Ketua Sidang dan Sekretaris Sidang ditentukan oleh Wakil Dekan I.

b. Penguji Utama dan Penguji Pendamping ditentukan oleh jurusan.

Berdasarkan SK. Rektor UIN Raden Fatah Palembang pada setiap Tahun Akademik.

  1. Pembimbing diutamakan untuk hadir dalam ujian munaqosyah skripsi.
  2. Dosen yang ditunjuk menjadi tim penguji sidang munaqasyah berhak menyatakan keberatan atau tidak bersedia menjadi tim penguji dengan alasan yang bersifat akademis. Setiap keberatan disampaikan kepada Wakil Dekan I baik secara lisan atau tertulis paling lambat  2 hari sebelum pelaksanaan ujian dan untuk selanjutnya ditentukan penggantinya.

8.  Sidang ujian munaqasyah skripsi dilaksanakan sesuai dengan hari, jam dan tempat yang telah dijadwalkan oleh fakultas; ketidak-hadiran dosen tim penguji sesuai jadwal yang telah ditentukan tanpa dan atau dengan konfirmasi tidak dapat membatalkan pelaksanaan ujian. Adapun ketidak-hadiran atau keterlambatan mahasiswa pada saat sidang ujian munaqasyah yang telah ditentukan tanpa dan atau dengan konfirmasi dianggap batal dan harus mendaftar ulang pada periode ujian berikutnya. Wakil Dekan I atau Jurusan berhak menggantikan dosen penguji yang berhalangan hadir.

9.  Pembatalan pelaksanaan sidang ujian munaqasyah skripsi oleh Fakultas dengan alasan-alasan yang bersifat akademik harus diumumkan kepada mahasiswa paling lambat 1 (satu) hari sebelum jadwal pelaksanaan sebelumnya.

10.  Pada kasus mahasiswa yang belum lulus pada sidang ujian munaqasyah skripsi, maka dosen penguji skripsi tersebut otomatis menjadi dosen pembimbing dalam penulisan dan penelitian skripsi berikutnya.

B. Syarat-syarat  Administrasi

  1. Mengisi formulir permohonan yang disetuji oleh Dosen Penasihat Akademik
  2. 2.     Copy bukti pembayaran SPP/UKT semester berjalan
  3. Copy KTM yang masih berlaku.
  4. Transkrip nilai sementara dengan ketentuan telah menyelesaikan seluruh matakuliah dengan IPK minimal 2,50; dan nilai D tidak lebih dari 10 % dari keseluruhan matakuliah.
  5. KHS asli dari semester 1 hingga semester terakhir.
  6. Asli Surat Keterangan Lulus Ujian Komprehensif.
  7. Legalisir Surat Keterangan Lulus KKN (dengan menunjukkan sertifikat aslinya)
  8. Melampirkan Sertifikat TOAFEL dan atau TOEFL yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa UIN Raden Fatah Palembang dengan nilai 400.
  9. Legalisir ijazah terakhir ( 1 lembar).
  10. Pas Photo warna terakhir 3x4 (2 lembar), dan hitam putih 3x4 (6 lembar).
  11. Copy skripsi 6 eks dijilid dengan cover plastik dan sudah disetujui oleh Pembimbing 1 dan Pembimbing 2 untuk diujikan (dibuktikan dengan lembar persetujuan pembimbing)
  12. Asli Keterangan Lulus Verifikasi (kelayakan skripsi) oleh Jurusan.
  13. Copy sertifikat OPAK UIN ,OSPEK /PBAK Fakultas (dengan memperlihatkan aslinya).
  14. Copy power point (meliputi judul, rumusan masalah, metode penelitian, kesimpulan, dan point-point penting yang relevan).
  15. Melampirkan copy naskah publikasi (Executive Summary).
  16. Bukti pembayaran dana registrasi dari bendahara BLU.
  17. C.  Langkah-langkah Pengajuan/Pendaftaran Ujian Munaqasyah Skripsi
  18. Mahasiswa mengajukan permohonan ujian munaqasyah skripsi dengan mengisi formulir permohonan dilengkapi persyaratan administrasi yang telah ditentukan  melalui loket one gate system.
    1. Berkas pengajuan didisposisi dan disampaikan kepada Jurusan untuk diteruskan kepada Wakil Dekan I.
    2. Jadwal ujian munaqasyah skripsi ditentukan oleh Wakil Dekan I dan proses tertib akademik selanjutnya diserahkan ke BAAK untuk diumumkan kepada mahasiswa selambat-lambatnya 3 hari sebelum pelaksanaan.

D. Ketentuan  Pelaksanaan dan Prosesi Ujian Munaqasyah Skripsi

  1. Mahasiswa hadir di ruang sidang ujian munaqasyah skripsi  minimal 15 menit sebelum ujian dilaksanakan (sesuai dengan jadwal).
  2. Tim penguji dan pembimbing wajib menggunakan pakaian toga yang telah disiapkan oleh panitia pelaksana sebelum memasuki ruangan sidang munaqosyah.
  3. Mahasiswa wajib memakai pakaian resmi ujian munaqasyah skripsi, yakni bagi laki-laki adalah: kemeja putih lengan panjang dan celana panjang warna gelap (bukan jenis jeans), peci hitam, sepatu dan dasi; sedangkan bagi perempuan adalah:  kemeja putih lengan panjang dan rok warna gelap, jilbab warna hitam dan sepatu. Mahasiswa peserta ujian yang berpakaian tidak sesuai dengan yang telah ditentukan dapat  dikenakan sangsi tidak boleh mengikuti ujian.
  4. Mahasiswa membawa semua buku, majalah, jurnal dll. yang tertera dalam daftar pustaka dan dapat dibuka atau diperlihatkan kepada tim penguji jika diminta.
  5. Sebelum Ketua tim penguji membuka ujian sidang munaqasyah, sekretaris sidang menyampaikan kelengkapan syarat-syarat  adminisitrasi calon mahasiswa teruji. Ketua tim penguji wajib menunda pelaksanaan ujian sidang munaqosyah apabila syarat administrasi tidak lengkap.
  6. Ketua tim sidang ujian munaqasyah membuka sidang secara resmi dan menyampaikan kepada mahasiswa teruji bahwa dalam menjawab dan mempertahankan ide skripsi tidak boleh melibatkan orang lain, termasuk dosen pembimbing dan bahwa segala sesuatu menyangkut proses dan hasil penelitian skripsi  tersebut  merupakan tanggung-jawab mahasiswa peneliti.
  7. Mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian skripsi dengan menggunakan slide power point; masing-masing mahasiswa peserta munaqosyah diharuskan membawa laptop, sedangkan LCD dan layar slide disiapkan oleh fakultas. Isi slide power point antara lain meliputi: judul, rumusan masalah, metode penelitian, kesimpulan dan point-point penting yang relevan, serta isi skripsi secara keseluruhan yang dapat ditampilkan sewaktu-waktu, sesuai permintaan tim penguji. Waktu presentasi  antara  7 s.d. 10 menit.
  8. Ketua tim sidang ujian munaqasyah memberikan waktu  + 30 menit kepada masing-masing penguji utama dan penguji pendamping untuk melakukan pengujian. Pemberian waktu menguji kepada penguji utama dan penguji pendamping ini dapat berjalan secara fleksibel, bisa penguji utama terlebih dahulu baru kemudian penguji pendamping atau sebaliknya. Materi pengujian skripsi bagi masing-masing penguji adalah sebagai berikut: 1. Penguji utama meliputi isi, pesan dan ide;  2. Penguji pendamping meliputi  metodologi, sistematika dan teknis penulisan.
  9. Mahasiswa menjawab setiap pertanyaan yang disampaikan oleh dosen penguji, baik yang bersifat konfirmasi, pengujian penguasaan dan keluasan wawasan, kekuatan mempertahankan isi, pesan dan ide yang diusung, usul, saran maupun kritik. Jawaban mahasiswa teruji atas pertanyaan dosen penguji tersebut dapat bersifat  menjelaskan, menolak, mempertimbangkan atau menerima, masing-masing harus didukung dengan alasan-alasan yang bersifat akademik.

10. Sekretaris sidang bertugas sebagai notulen proses sidang munaqosyah.

11. Ketua sidang memberikan kesempatan pada pembimbing untuk bertanya dan mengonfirmasi tentang skripsi mahasiswa yang diuji.

12. Setelah sesi pertanyaan dilampaui, ketua tim sidang memberikan kesempatan kepada kedua penguji untuk memberikan penilaian dan penghitungan nilai oleh sekretaris sidang dan mahasiswa teruji dan pengujung agar menunggu di luar ruangan dalam  waktu   + 5 sd. 10  menit.

13. Setelah skorsing ditarik kembali, sekretaris sidang membacakan Berita Acara sidang munaqasyah skripsi yang meliputi hasil sidang ujian munaqasyah mahasiswa yang bersangkutan.

14. Sidang ujian munaqasyah skripsi ditutup oleh ketua tim sidang munaqasyah skripsi.

  1. E.  Ketentuan Penilaian  Skripsi
    1. Penilaian skripsi dilakukan oleh dua orang dosen pembimbing (Pembimbing 1 dan Pembimbing 2) dan dua orang dosen penguji (Penguji Utama dan Penguji Pendamping).
    2. Pembimbing melakukan penilaian pada aspek isi, analisis, argumentasi, bahasa dan usaha; sedangkan penguji melakukan penilaian pada aspek metodologi, analisis, argumentasi, bahasa dan kemampuan mempertahankan.
    3. Nilai akhir skripsi diperoleh dari perhitungan rata-rata yang diberikan oleh pembimbing dan penguji serta nilai ujian komprehensif dengan perhitungan sebagai berikut :

NPb1+NPb2+NPi1+NPi2+NK : 5 = NAS (Nilai Akhir Skripsi)

  1. Untuk lulus ujian munaqasyah skripsi, mahasiswa harus memiliki Nilai Akhir Skripsi sekurang-kurangnya C (60-69) yang merupakan akumulasi dari 5 unsur penilaian (poin 3 di atas), kecuali jika ada penguji yang memberikan nilai di bawah C (kurang dari 60), maka dengan sendirinya mahasiswa tersebut dinyatakan tidak lulus.
  2. Acuan konversi nilai ujian munaqasyah adalah sebagai berikut :

 

 

 

 

 

NILAI ANGKA

NILAI HURUF

BOBOT

80 – 100

         79 – 79

60 – 69

50 – 59

00 – 49

A

B

C

D

E

4

3

2

1

0

 

  1. Mahasiswa yang belum / tidak lulus ujian munaqasyah skripsi diberi kesempatan mengulang 2 kali dalam masa paling lama 2 semester dengan ketentuan:

a. SK terbaru akan langsung diterbitkan oleh Fakultas.

b. Penguji skripsi otomatis menjadi pembimbing mahasiswa yang

    bersangkutan.

  1. Mendaftarkan kembali ujian munaqasyah skripsi sebagaimana  

     prosedur yang berlaku.

 

BAB XI

PEDOMAN TEKNIS PERBAIKAN SKRIPSI (LULUS UJIAN MUNAQASYAH)

  1. A.  Ketentuan Umum
    1. Setiap skripsi yang telah dimunaqasyahkan harus segera diperbaiki sesuai petunjuk dan arahan tim penguji munaqasyah maksimal 1 (satu) bulan, terhitung sejak tanggal ditetapkan kelulusan mahasiswa yang bersangkutan.
    2. Masa perpanjangan perbaikan skripsi diberikan hanya satu kali selama 1 bulan. Setelah masa perbaikan habis, mahasiswa dikenakan denda berupa menyumbang buku untuk perpustakaan atau sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku di fakultas.
    3. Masa perpanjangan perbaikan skripsi akan diberikan bila mahasiswa yang bersangkutan mengajukan surat permohonan perpanjangan perbaikan skripsi kepada dekan.
    4. Skripsi yang tidak diperbaiki selama waktu perbaikan sampai masa perpanjangan habis, maka yang bersangkutan dianggap belum melakukan penelitian dan penulisan skripsi dengan konsekuensi harus mengajukan penelitian dan penulisan skripsi dengan judul yang baru.
    5. Pimpinan Fakultas dapat mengambil kebijakan terkait proses izin perpanjangan perbaikan dan keterlambatan perbaikan skripsi dan kepengurusan ijazah.
    6. Perbaikan skripsi dilakukan dengan mengikuti petunjuk dan bimbingan dosen penguji utama dan penguji pendamping pada sidang ujian munaqasyah skripsi.

B. Syarat-syarat Administrasi

  1. Naskah skripsi dengan koreksian dari penguji utama dan penguji pendamping.
  2. Catatan perbaikan, koreksian, kritik dan saran dari tim penguji munaqasyah.

C. Langkah-langkah Perbaikan Skripsi

  1. Setelah pelaksanaan ujian munaqasyah skripsi, mahasiswa segera menghubungi dosen penguji (penguji utama dan penguji pendamping) untuk konfirmasi tentang  waktu dan jadwal bimbingan perbaikan.
  2. Mahasiswa melakukan perbaikan sesuai dengan arahan, petunjuk dan bimbingan dosen penguji, dimulai dari penguji pendamping pada aspek metodologi, sistematika dan teknis penulisan, dilanjutkan pada penguji utama pada aspek isi, gagasan dan substansi skripsi atau dapat pula berjalan secara bersamaan berdasarkan kesepakatan antara kedua penguji dan mahasiswa.
  3. Setelah mahasiswa melakukan perbaikan sesuai arahan, petunjuk dan bimbingan, dosen penguji memberikan persetujuan dalam bentuk penanda-tanganan “Lembar Bukti Perbaikan Skripsi” sebagai syarat untuk proses penjilidan.

 

BAB XII

PEDOMAN TEKNIS PERBAIKAN SKRIPSI (TIDAK LULUS UJIAN MUNAQASYAH)

  1. A.     Ketentuan Umum
    1. Mahasiswa yang tidak lulus ujian munaqasyah skripsi diberi kesempatan untuk mengulang ujian munaqasyah sebanyak dua kali pada periode ujian munaqasyah bulan berikutnya.
    2. Mahasiswa yang tidak lulus sebanyak 3 kali ujian munaqasyah skripsi dianggap gugur dan dengan sendirinya tidak dapat menyelesaikan program pendidikan strata 1.
    3. Pimpinan fakultas dapat mengambil kebijakan terkait dengan proses penetapan mahasiswa yang akan dianggap gugur dan tidak dapat menyelesaikan program pendidikannya.
    4. Dosen penguji dalam sidang ujian munaqasyah skripsi mahasiswa yang tidak lulus secara  otomatis menjadi dosen pembimbing skripsi mahasiswa yang bersangkutan setelah dikeluarkan SK oleh Fakultas.
    5. Dalam kasus dosen penguji yang tidak bersedia menjadi dosen pembimbing skripsi mahasiswa yang tidak lulus, maka harus mengajukan keberatannya secara tertulis kepada dekan.
    6. Masa waktu dan ketentuan penulisan skripsi bagi mahasiswa yang tidak lulus ujian munaqasyah adalah sama dengan masa waktu dan ketentuan penulisan skripsi mahasiswa yang belum ujian munaqasyah.
    7. B.    Syarat-syarat Administrasi
      1. Copy kwitansi pembayaran SPP/UKT semester berjalan
      2. Copy KTM yang masih berlaku
      3. Naskah skripsi dengan koreksian dari penguji utama dan penguji pendamping, termasuk kemungkinan koreksi perbaikan atau perubahan judul
      4. Catatan perbaikan, koreksian, kritik dan saran dari tim penguji munaqasyah
      5. SK judul/pembimbing

C. Langkah-langkah Perbaikan Skripsi

  1. Setelah SK. diterbitkan oleh fakultas, mahasiswa yang bersangkutan menyerahkan SK. tersebut kepada masing-masing pembimbing dan dengan sendirinya proses bimbingan skripsi telah dimulai.
  2. Pelaksanaan bimbingan skripsi harus tetap mengikuti aturan dan pedoman bimbingan skripsi yang berlaku, hingga proses bimbingan selesai dan skripsi disetujui untuk dimunaqasyahkan.
  3. Skripsi yang sudah disetujui oleh kedua dosen pembimbing segera diuji verifikasi (sesuai ketentuan yang berlaku) dan selanjutnya didaftarkan untuk mengikuti ujian sidang munaqasyah skripsi.
  4. Jika  pada sidang ujian munaqasyah skripsi yang kedua dinyatakan belum lulus oleh tim penguji, maka proses perbaikan skripsi selanjutnya sama dengan langkah-langkah perbaikan skripsi sebelumnya.

 

BAB XIII

PEDOMAN TEKNIS PERMOHONAN PEMBUATAN IJAZAH

A.        Ketentuan Umum

1.  Proses pembuatan ijazah dapat  dilakukan setelah mahasiswa dinyatakan lulus dalam sidang ujian munaqasyah skripsi, serta telah melakukan perbaikan skripsi sesuai dengan saran tim penguji.

2.  Seorang mahasiswa dinyatakan lulus program strata satu (S.1) apabila telah lulus semua matakuliah dengan jumlah SKS yang telah ditentukan; memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2, 00; dan jumlah matakuliah bernilai D di luar MKB (lihat Katalog) maksimal 10%.

B. Syarat-syarat Administrasi

  1. Mengisi formulir permohonan
  2. Copy KTM yang masih berlaku
  3. Transkrip nilai sementara
  4. Copy KHS dari semester 1 hingga semester terakhir
  5. Asli Surat Keterangan Lulus Ujian Komprehensif
  6. Legalisir ijazah terakhir (1 lembar)
  7. Copy Akte Kelahiran 1 lembar)
  8. Pas photo hitam putih ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing 4 lembar
  9. Asli Keterangan bebas pustaka fakultas dan universitas
  10. Skripsi 1 eks dan Lembar bukti penyerahan skripsi (Pembimbing 1 dan 2, Perpustakaan UIN RF, Perpustakaan Fakultas dan Bapeda Prov. Sumsel bagi penelitian lapangan)
  11. Membayar dana registrasi sesuai ketentuan yang berlaku melalui bendahara BLU
  12. Mengisi formulir data alumni

 

 

C. Langkah-langkah Pengajuan Pembuatan Ijazah

  1. Alumni melakukan perbaikan skripsi sesuai dengan petunjuk dan saran tim penguji yang dibuktikan dengan acc penguji utama dan penguji pendamping pada naskah skripsi sebagai syarat izin penjilidan;
    1. Skripsi dijilid dan digandakan setelah mendapat persetujuan dari Wakil Dekan I lalu ditanda-tangani dan diserahkan kepada Pembimbing 1, Pembimbing 2, Perpustakaan Universitas, Perpustakaan Fakultas dan Bapeda Prov. Sumsel bagi penelitian lapangan, masing-masing dibuktikan dengan lembar bukti penyerahan skripsi yang ditanda-tangani; skripsi dalam bentuk PDF diserahkan kepada penguji utama dan penguji pendamping; dan soft copy skripsi dalam bentuk CD diserahkan ke Wakil Dekan I untuk kepentingan data kepustakaan.
    2. Mengisi formulir permohonan pembuatan ijazah dengan melampirkan semua persayaratan administrasi yang telah ditentukan di Layanan Akademik fakultas melalui loket one gate system;
    3. Berkas diproses oleh Bagian Akademik Fakultas lalu diteruskan ke Bagian Akademik Universitas untuk proses penanda-tanganan oleh Rektor.

 

Dekan,

 

 

 

Prof.Dr.H.Izomiddin,MA

NIP. 196206201988031001

 

 

 



Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)